Apakah Kecerdasan Buatan(AI) berbahaya? | Techy Indo

Artificial Intelligence


Kecerdasan buatan atau biasa disebut Artificial Intelligence(AI) 

merupakan suatu entitas ilmiah yang diprogramkan ke dalam suatu mesin(komputer), dan merupakan cabang dari bidang Computer Science. Perkembangan AI ini sangat cepat dimulai dari fitur” seperti autopilot, SIRI pada smartphone, dan lain-lain.

Tapi sebenarnya perkembangan AI ini belum mencapai puncaknya, bahkan faktanya AI sekarang masih dianggap lemah(weak AI), para peneliti meyakini puncak dari perkembangan adalah general AI(Strong AI). Kalau yang AI lemah hanya bisa menyelesaikan masalah spesifik yang diberikan manusia, general AI bisa melampaui manusia dalam menyelesaikan setiap masalah kognitif yang diberikan.

Contoh teknologi AI

  • Automation : yaitu teknologi yang membuat suatu system berfungsi secara otomatis, umumnya ini diterapkan pada alat-alat di bidang industri. Karena biasanya perindustrian memiliki pekerjaan berulang-ulang(monoton) dalam jumlah yang banyak.

    Google Image
     
  • Speech Recognition : kalau yang ini pasti semua sudah tau, karena ada pada rata-rata smartphone. Ini adalah teknologi pengenalan suara seperti SIRI, taupun Google Assistant.
Google Image
  • Virtual Agents : kalau yang ini biasanya digabungkan dengan Speech Recognition, seperti pembantu virtual, contohnya men-set alarm, mereserve meja makan, membuat jabwal. Tapi umumnya teknologi ini digunakan untuk membuat aplikasi Chatbot seperti Simsimi pada smartphone.
    Google Image
  • Image(Face) Recognition : Ini juga ada pada smartphone, seperti kamera yang bisa mendeteksi wajah kita, dan langsung auto-focus otomatis, atau fitur yang mengunci smartphone yang disebuat Face Lock.
    Google Image
  • Robotic : merupakan bidang teknik yang fokus pada perancangan dan pembuatan robot-robot. Biasanya robot ini dibekali teknologi Machine Learning agar dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
    Google Image
  • Games : Ini yang umum dikalangan remaja. Pada games-games seperti Counter Strike,DOTA 2 pasti pernah main dengan botnya(offline), bot itu menggunakan AI sebagai panduannya. Seperti; Open AI pada DOTA 2 yang mengalahkan salah satu pemain terbaik game tersebut.
    Google Image
Tetapi tentu perkembangan suatu teknologi yang terlalu jauh dapat menyebabkan malapetaka, seperti bom nuklir yang kalau diledakkan akan berdampak dalam skala besar.
Tidak jauh beda dengan AI, perkembangan AI yang terlalu jauh juga dapat menjadi ancaman. Apa jadinya jika suatu AI melebihi kecerdasan manusia itu sendiri?

Seperti kata Stephen Hawking yang merupakan salah satu fisikawan terbaik abad ini:
“Perkembangan dari kecerdasan buatan yang menyeluruh dapat menjadi akhir dari ras manusia” 
Google Image
Jika sekarang kita hanya melihat seperti mobil autopilot ,SIRI ,bot pada games yang tidak membahayakan ,bahkan membantu umat manusia. Mungkin beberapa abad kedepan ataupun beberapa dekade kedepan, kita akan mengalami kehancuran akibat salah pemograman pada AI ataupun AI yang belajar terlalu jauh, seperti film-film series Terminator.


Banyak orang yang kurang setuju dengan pengembangan AI 

Ini karena alsan seperti; apa yang akan terjadi jika suatu AI memiliki kecerdasan seperti manusia, apakah pekerjaan manusia akan diambil ahli, bagaimana mengatasi suatu general AI yang memberontak? Ini hanya beberapa pertanyaan kontroversi yang diucapkan orang yang kurang paham. Untuk membuat semua lebih jelas, mari kita clearkan beberapa mitos.
Google Image


Jadi, semua itu tegantung dari bagaimana kita memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini, kita yang menentukan apakah perkembangan yang kita lakukan sudah terlalu jauh apa tidak, tetapi jika teknologi ini digunakan dengan sebaik-baiknya ,maka akan menjadi manfaat yang sangat besar,kebalikanny jika digunakan dengan cara yang salah, maka akan menjadi petaka bagi kita.

Sekian dulu ya guys, dikomen ya apa yang kurang, mohon kritik untuk perbaikan
Terima Kasih~




0 Response to "Apakah Kecerdasan Buatan(AI) berbahaya? | Techy Indo"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel